Destinasi Wisata Sejarah dan Budaya di Sekitar Jogja yang Disukai Turis Asing    

Selain Bali dan Jakarta, Yogyakarta adalah daerah di Indonesia yang cukup banyak dikunjungi wisatawan asing. Tiap tahun, turis dari mancanegara cukup rajin mencari harga tiket pesawat internasional ke Yogyakarta. Hal ini tak lepas dari banyaknya potensi wisata yang ada di Kota Gudeg ini. Mulai dari pantai yang eksotis di Selatan Jogja, hingga gunung berapai paling aktif di Indonesia bisa ditemui di sini.

Namun, bukan itu saja yang membuat para turis asing gemar berburu harga tiket pesawat internasional ke Yogyakarta. Di daerah istimewa ini, masih kental nilai-nilai sejarah dan budaya yang menarik untuk dipelajari oleh para turis asing. So, jangan kalah sama turis asing. Ayo liburan ke Jogja sambil mempelajarai nilai-nilai sejarah dan budaya yang ada di tempat-tempat berikut ini:

Candi Prambanan

Source: Pixabay

Prambanan merupakan komplek candi Hindu terbesar yang masih tersisa di Tanah Air. Di abad ke 9, Candi Prambanan dibangun sebagai persembahan untuk Trimurti, yaitu sang dewa pencipta Brahma, sang Dewa Pemelihara Siwa, dan sang Dewa Pemelihara Wishnu, dan sang Dewa Pemusnah Siwa.

Komplek candi yang berada di Prambanan, Sleman ini, sudah masuk dalam daftar warisan dunia UNESCO. Makanya, candi Prambanan pun benar-benar di rawat sebaik mungkin agar terhindar dari kerusakan. Bahkan festival Rock berkelas internasional yang tadinya akan di gelar di Prambanan pada akhis September 2017 pun terpaksa berpindah venue. guna mengantisipasi kerusakan yang mungkin terjadi pada candi ini setelah konser selesai.

Dengan bentuknya yang meruncing, candi Prambanan pun dianggap sebagai yang paling indah se-Asia Tenggara. Maka tak heran kalau banyak turis asing yang berkunjung ke sini. Sebut saja mantan Presiden Amerika Serikat, Barrack Obama.

Candi Borobudur

Source: Pixabay

Berbeda dengan Candi Prambanan, Candi Borobudur adalah situs warisan umat Budha yang masih tersisa di Indonesia. Namun, lokasinya tidak berada percis di Yogyakarta, melainkan di Magelang Jawa Tengah.

Candi yang dibangun pada abad ke 8 oleh penganut Budhha Mahayana ini disebut sebagai komplek candi Budhha terbesar di dunia. Borobudur pun memiliki relef Budha terlengkap dan terbanyak di dunia.

Candi yang satu ini sering disandingkan dengan koplek Candi Hindu bernama Angkor Wat (kemudian beralihfungsi menjadi candi Budhha) yang ada di Kamboja. Meskipun jika dilihat dari kajauhan bentuk kedua komplek candi ini berbeda (terutama pada bentuk stupa), namun terdapat banyak kemiripan pada setiap relief yang ada di dalamnya. Konon, kemiripan ini didasari pada pengaruh kerajaan Jawa yang memiliki hubungan dekat dengan kerajaan Angkor di masa lalu.

Sama seperti Candi Prambanan,.candi yang sudah terdaftar sebagai salah satu situs warisan dunia UNESCO ini banyak dikunjungi turis asing. Wisatawan mancanegara yang belum lama ini berkunjung ke Candi Borobudur adalah sang pendiri Facebook, Mark Zuckerberg pada tahun 2014. Menariknya, Mark pun sempat diminta jadi juru foto dadakan oleh turis lain yang berkunjung ke Candi Borobudur di waktu yang sama.

Desa Candirejo

Source: Harianpost.co.id

Desa yang terletak di dekat Candi Borobudur, Magelang ini adalah desa wisata yang banyak dikunjungi wisatawan asing. Hebatnya turis asing yang datang ke desa wisata ini lebih banyak daripada jumlah turis lokal. Di tahun 2015 saja, 90 persen dari 7 ribu wisatawan yang berkunjung ke Desa Candirejo merupakan turis dari luar negeri.

Hal menarik yang dapat dilakukan di desa Candirejo sehingga membuat para turis asing tertarik untuk berkunjung ke sana karena bisa merasakan langsung tradisi Jawa yang sesungguhnya. Suasana yang ada di desa Candirejo benar-benar tradisional. Di sana mereka bisa berkeliling desa, mengikuti aktifitas ekowisata yang menyenangkan, membuat makanan dan kerajinan tradisional, dan sebagainya. Untuk berkeliling desa, para turis bisa memilih menggunakan moda transportasi yang disebut Andong, bersepeda, atau berjalan kaki.

Selama berwisata di Desa Candirejo, para turis akan selalu didampingi oleh guide yang berasal dari penduduk setempat. Gunanya, agar informasi yang didapat oleh para turis benar-benar akurat. Para pemandu wisata lokal ini pun sudah terlaltih sehingga dapat memberikan pelayanan maksimal.

Selain suasana yang tradisional, pemandangan di Desa Candirejo pun sangat nyaman. Apalagi di sana terdapat sawah-sawah dan perkebunan warga yang masih terlihat natural. Selain itu, lokasinya pun sangat dekat dengan Candi Borobudur. Jadi setelah berkunjung ke Desa Candirejo, wisatawan bisa langsung mampir ke Candi Borobudur, atau sebaliknya.

Sebagai orang Indonesia, sudah sepantasnya kita mengapresiasi warisan budaya dan sejarah yang ada di Tanah Air. Salah satu caranya adalah dengan mengunjungi tempat-tempat bernilai sejarah dan budaya di atas. Jadi sebelum para turis asing mendapatkan harga tiket pesawat internasional ke Jogja, yuk kita buat rencana liburan ke Jogja dari sekarang.  Lalu jangan lupa booking hotel di Jogja di reservasi.com.

Di reservasi.com kamu bisa mendapatkan berbagai kamar hotel pilihan di Jogja dengan penawaran harga terbaik. Jadi, kamu bisa lebih hemat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *